
Demokrat Tak Rela Ani Yudhoyono Dampingi Ical
JAKARTA- Partai Golkar belum menentukan calon
pendamping Aburizal Bakrie yang akan maju dalam pemilihan presiden 2014.
Namun, partai berlambang pohon beringin itu mengklaim telah mengantongi
sejumlah nama. Satu tokoh yang dilirik Golkar ialah Kristiani Herawati,
atau yang lebih populer dikenal sebagai Ani Yudhoyono.
Sayangnya, menurut Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana, partai Demokrat enggan menduetkan Ani dengan Ical. Kata Sutan, kemungkinan bersatunya Ani-Ical itu sangat kecil. Pasalnya, sebagai salah satu partai besar, Demokrat tentu akan lebih memilih untuk mengusung kadernya menjadi calon presiden, bukan calon wakil presiden. "Orang kita partai bisa mengusung sendiri," kata Sutan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/10/2012).
Kendati demikian, Sutan mengatakan, partainya tidak bisa melarang partai politik yang berniat untuk mengusung Ani Yudhoyono. "Semua tergantung Bu Ani. Kalau dilamar orang urusan masing-masing. Kita enggak bisa menghentikannya," kata Sutan.
Lebih lanjut Sutan mengimbau kepada seluruh partai politik agar tidak mengeluarkan pernyataan tentang koalisi di 2014. Sebaiknya, partai politik harus fokus untuk pemenangan masing-masing partainya. Perkara kemungkinan akan melakukan koalisi atau tidak, hal itu baru bisa dipastikan saat mendekati Pemilu. "Menurut saya masing-masing jalan sendiri. Siapa yang menang nanti kita akan gabung," tutup Sutan.
Sayangnya, menurut Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana, partai Demokrat enggan menduetkan Ani dengan Ical. Kata Sutan, kemungkinan bersatunya Ani-Ical itu sangat kecil. Pasalnya, sebagai salah satu partai besar, Demokrat tentu akan lebih memilih untuk mengusung kadernya menjadi calon presiden, bukan calon wakil presiden. "Orang kita partai bisa mengusung sendiri," kata Sutan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/10/2012).
Kendati demikian, Sutan mengatakan, partainya tidak bisa melarang partai politik yang berniat untuk mengusung Ani Yudhoyono. "Semua tergantung Bu Ani. Kalau dilamar orang urusan masing-masing. Kita enggak bisa menghentikannya," kata Sutan.
Lebih lanjut Sutan mengimbau kepada seluruh partai politik agar tidak mengeluarkan pernyataan tentang koalisi di 2014. Sebaiknya, partai politik harus fokus untuk pemenangan masing-masing partainya. Perkara kemungkinan akan melakukan koalisi atau tidak, hal itu baru bisa dipastikan saat mendekati Pemilu. "Menurut saya masing-masing jalan sendiri. Siapa yang menang nanti kita akan gabung," tutup Sutan.
Sumber : Okezone
Editor : Abt


Posting Komentar