waktu

Senin, 08 Oktober 2012

0 Handicraft , Kerajinan Tangan Bernilai Ekonomis

Pengrajin Handicraft dari kampung Rancagede Desa Panundaan Nama : Cecep Umbara
Beliau adalah pimpinan Kelompok Seni Budaya Sunda Degung Jaipong dan Pencak Silat

promosikan aneka kerajinan rakyat

 Pusat Kerajinan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bandung yang terletak di dekat daerah ibu kota akan segera difungsikan. Bangunan yang didirikan ini diharapkan menjadi pusat promosi dan informasi produk Kerajinan di wilayah Kabupaten Bandung. Nova, Nanga Pinoh
“Di showroom ini nanti akan ditampilkan berbagai produk kerajinan hasil karya para perajin dan seniman yang berasal dari seluruh Wilayah Kabupaten Bandung yang merupakan produk unggulan dan khas Bandung,” ujar Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung, Bpk. Dwi Sutanto. Saat ditemui belum lama ini, Beliau menjelaskan, selain sebagai Pusat Informasi dan Promosi Pusat Kerajinan Kabupaten Bandung merupakan sentral kegiatan atau “Rumah” bagi para pengrajin Bandung dalam melakukan berbagai aktivitas dan sinergitas dalam usaha pengembangan kerajinan Kabupaten Bandung.
Ini sangat selaras dengan tujuan dan fungsi Dekranasda sebagai mitra kerja pemerintah yang merupakan kelompok pencipta, pecinta, dan peminat seni kerajinan dalam masyarakat yang mempunyai persamaan dan kehendak untuk mengembangkan seni produktivitas dan pemasaran kerajinan Indonesia, sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah.
Salah satu upaya Dekranasda untuk mempromosikan produk kerajinan unggulan Kabupaten Bandung adalah melalui even-even baik ditingkat Kabupaten maupun tingkat nasional, salah satunya pada Kegiatan pameran International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2012 yang diselanggarakan 25-29 April lalu di Jakarta Convention Center (JCC), dimana produk unggulan Bandung yaitu Handicraft menjadi daya tarik tersendiri bagi turis asing yang datang pada pagelaran tersebut.
Sejak dibuka secara resmi oleh Presiden SBY 25 April lalu, stan Kabupatem Bandung sudah banyak di datangi para pengunjung, yang jelas produk unggulan Kabupaten Bandung yaitu Handicraft Raksasa menjadi daya tarik tersendiri khususnya bagi turis asing yang datang ke pameran tersebut, “Stan Bandung banyak didatangi oleh pengunjungi. Mereka sangat berminat dengan Handicraft dari Bandung karena motifnya memiliki ciri khas tersendiri,” kata Beliau. Tak Cuma itu, Kabupaten Bandung juga memiliki produk unggulan lain yang ditampilkan. Diantaranya perhiasan, kerajinan dan batik. Potensi ini merupakan kekayaan dan keunikan Kabupaten Bandung yang perlu terus diinovasi.
“Dekranasda Kabupaten Bandung akan terus mengembangkan potensi kekayaan industri kreatif. Dan kami akan terus berinovasi untuk mengembangkan kualitas melalui pembinaan yang terus-menerus dan mengikuti kegiatan-kegiatan, pameran-pameran dalam skala nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Untuk mencapai hal itu, orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini menyatakan akan terus berupaya mencari informasi dan konsultasi dengan berbagai pihak. “Kami juga akan terus berkonsultasi dengan Dekranas mengenai hal yang harus diperhatikan dalam menghasilkan produk unggulan yang diminati pasar,” jelasnya.
Ditempat terpisah Kadis Perindagkop) Bandung, Drs Aep Sunarya Itang sependapat dengan apa yang diungkapkan Ketua Dekranasda Bandung. Peles mengungkapkan, dengan mengikuti even-even kerajinan bisa mempromosikan produk kerajinan asal Bandung. Ia yakin produk kerajinan ini bukan hanya diminati turis asing saja tapi wisatawan lokal yang datang dari berbagai daerah juga meminati kerajinan dari Bandung.
Mesti begitu, dalam pembuatan Handicraft, lanjutnya, di Bandung masih terkendala pada kuntitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang membuat Handicraft. Pengrajin Handicraft sendiri masih sedikit. Disisi lain, kreativitas untuk membuat Handicraft bervariasi masih kurang. Produk Handicraft masih berbentuk seperti itu-itu saja. Variasi hanya dalam bentuk besar dan kecil saja. Memang, dalam ekspo lalu saja sudah ada Handicraft yang dibuat kecil. Bisa diletakan diatas meja untuk tempat pinsil.
Pun begitu, kata Apelles, dinasnya sangat mengharapkan ada pengusaha atau pihak ketiga yang bisa membina para pengrajin Handicraft, sehingga produksi Handicraft Bandung makin banyak dan sangat kreatif. Dia pun mengaku, untuk mengembangkan usaha kecil terutama dibidang kerajinan Handicraft dan kerajinan lainnya, Disperindagkop tidak bisa bekerja sendiri, mesti ada keterlibatan dari dari instasi terkait, seperti dinas periwisata. Serta dewan juga mesti memberi dukungan.

Posting Komentar

translate

DomaiNesia Domain Hosting Murah

Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

hit count

Copyright © 2012 atep_s. admin Website. All Rights Reserved.

page rank

Popular Posts

Blogger templates

Check Page Rank of your Web site pages instantly:

This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service

 

Blogroll

About