
Wisata Kab. Bandung Terkendala Akses Jalan
SOREANG, (PRLM).- Kab. Bandung memiliki banyak
potensi wisata yang belum dikembangkan akibat terkendala infrastruktur
jalan. Ironisnya kabupaten/kota sekitar Kab. Bandung yang menikmati
potensi wisata itu karena kondisi jalannya sudah baik.
“Sampai saat ini objek-objek wisata di Kab. Bandung masih terfokus di
Ciwidey dan Rancabali seperti Kawah Putih, Rancaupas, Ciwalini, Situ
Patengan, maupun Cimanggu. Di Pangalengan juga mulai dilirik, namun
masih banyak potensi wisata yang terabaikan,” kata Kepala Dinas Pemuda
Olahraga dan Parisata (Dispopar) Kab. Bandung, H. Achmad Djohara, di
Gedung Korpri Soreang, Senin (22/10/12).
Bahkan, akses jalan menuju objek-objek wisata di Rancabali juga
terkendala jalan yang relatif sempit dan berliku. “Apabila akhir pekan
dan hari-hari libur keagamaan membuat jumlah pengunjung membeludak.
Kemacetan lalu lintas sudah terjadi sejak memasuki Kota Ciwidey sehingga
harus ada jalan keluar untuk mengatasi kemacetan ini,” ucapnya.
Selain objek wisata yang sudah banyak dikenal, menurut Achmad, daerah
Rancabali juga menyimpan objek wisata kawah dan air panas Cibuni yang
belum banyak dikunjungi. “Alam di Cibuni masih terawat dan asri.
Sayangnya jalan masuk ke Cibuni baru jalan seadanya dan sempit sehingga
membutuhkan pelebaran jalan dan pengaspalan,” katanya.
Demikian pula dengan potensi pariwisata yang ada di kecamatan Ibun
dikhawatirkan tidak akan banyak diketahui bila akses yang ada belum
memadai. “Salah satu tempat wisata seperti Kawah Kamojang yang tidak
memiliki akses masuk yang memadai. Untuk ke kawah kamojang, para
pendatang selalu masuk lewat Garut sehingga nama Garut lebih dikenal.
Soalnya, selama ini, akses dari Garutlah yang memadai. Padahal, secara
administratif, kawah itu sudah masuk wilayah Ibun," katanya.
(A-71/A-108)***
Sumber :Pikiran Rakyat ONLINE
Senin, 22/10/2012
Editor : Atep Supriatna 

Posting Komentar