
Kapolda Diminta Menindak Polisi yang Arogan
SOREANG, (PRLM).- Komisi III DPR meminta
Kapolda Jabar yang baru, Brigjen Tubagus Anis bertindak tegas apabila
ada Kapolres atau Kapolsek berperilaku arogan dan semena-mena dalam
berhubungan atau menangani berbagai permasalahan keamanan di daerah.
“Jangan segan-segan memberi sanksi sesuai dengan tingkat
pelanggarannya,” kata anggota
Komisi III DPR, H. Deding Ishak Ibnu Suja,
di STAI Aljawami Cileunyi, Minggu (4/11).
Menurut Deding yang juga ketua umum Majelis Dakwah Islamiyah (MDI),
jika tindakan tegas sudah bisa dilakukan, akan menjadi pintu masuk
(entry point) yang kondusif dalam menciptakan polisi sebagai sahabat
rakyat. “Jadi tentunya Pak Kapolda jangan berhenti pada tekad untuk
menjadikan polisi sebagai sahabat rakyat, tapi bertindak nyata dalam
menjadikan polisi sebagai sahabat rakyat,” ujarnya.
Dia mengingatkan, khusus untuk permasalahan keamanan di Jabar,
Kapolda yang baru perlu mewaspadai masalah terorisme, narkoba,
traficking dan geng motor. “Tapi saya yakin, apabila Kapolda baru mampu
menjadikan polisi sebagai sahabat rakyat, niscaya masalah-masalah
keamanan tersebut akan dapat diatasi bersama-sama masyarakat,” katanya.
Untuk jangka pendek, Deding mengingatkan pesta politik Pemilihan
Gubernur (Pilgub) Jabar yang akan digelar pada Februari 2013. “Kunci
dari pelaksanaan pilgub ini adalah menempatkan Polri dalam posisi yang
netral. Dengan posisi yang netral, Polri bisa mengawal pilgub ini
menjadi pesta politik yang aman, damai dan demokratis,” tegasnya.
Pada bagian lain dia juga mengingatkan pentingnya membangun sinergi
dengan aparat penegak hukum yang lain dalam upaya memberantas tindak
pidana korupsi. “Saya rasa banyak kasus-kasus korupsi yang ditangani
oleh Polda Jabar. Kuncinya adalah bersinergi dengan aparat keamanan yang
lain agar kasus-kasus itu bisa diselesaikan sampai tuntas,” demikian
Deding Ishak.(A-71/A-147)***
Sumber : Pikiean Rakyat ONLINE
Editor : Atep Supriatna 

Posting Komentar